Merakit Komputer Itu Mudah
Saturday, August 8, 2009 15:47Panduan Untuk Merakit Sebuah Komputer PC

Siapa bilang merakit komputer itu rumit dan butuh keahlian khusus? siapa bilang yang bisa merakit komputer hanya orang-orang yang jago hardware? Belum tentu, Anda yang masih awam dalam bidang hardware pun dapat merakit komputer dengan mudah. Karena pada dasarnya merakit sebuah komputer desktop hanya memasang dan menyatukan beberapa hardware dalam sebuah cassing. Komponen hardware yang dibutuhkan untuk merakit sebuah komputer desktop adalah Cassing, Mainboard/Motherboard, Memory (RAM), Processor, Harddisk, CD/DVD ROOM, dan VGA Card. Anda dapat mengetahui informasi tentang masing-masing komponen hardware tersebut di blog ini (Mengenali komponen Komputer Anda).
Jika Anda berencana untuk membeli komputer desktop, kenapa tidak mencoba untuk merakitnya sendiri, hitung-hitung untuk belajar dan menambah pengetahuan tentang hardware komputer. Tidak terlalu rumit kok, hanya butuh sedikit ketelitian dan peralatannya pun hanya menggunakan obeng kecil.
Saat Anda membeli komputer di toko, pastinya Anda sudah menentukan anggaran (budget), kemudian pihak toko akan memberikan referensi spesifikasi komputer yang akan didapat dengan budget tersebut. Paket komputer tersebut tentunya sudah lengkap, mulai dari monitor (entah LCD atau CRT), Cassing komputer, Mainboard (entah dengan VGA Onboard atau tidak), Processor (entah AMD atau INTEL), VGA Card (jika memang diperlukan), Harddisk (entah SATA atau IDE), Memory (DDR dengan kapasitas tertentu), Keyboard dan mouse, atau dengan tambahan printer. Kemudian Anda akan ditawari untuk dirakitkan sekalian atau tidak, biasanya akan dikenakan tambahan biaya antara 50rb hingga 100rb. Lumayan berhemat kan jika komputer tersebut bisa Anda rakit sendiri.
Berikutnya Anda akan saya ajak untuk merakit sebuah komputer desktop dengan rincian sebagai berikut:
- Standar Cassing ATX micro (power supply sudah include didalamnya)
- Sebuah Mainboard
- Processor Intel (standar heatsink sudah include didalamnya)
- VGA Card
- Memory DDR2 dengan jumlah memory 2 keping.
- Harddisk dan DVD Room SATA
- Obeng Besar dan Obeng Kecil
Lihat gambar!

Jika Anda masih bingung dengan komponen-komponen hardware tersebut, silahkan baca artikelnya di blog ini untuk setiap komponen hardware yang ada diatas.!!! Karena sudah saya jelaskan secara detail untuk masing-masing komponen utama komputer.
Dan sebaiknya Anda baca terlebih dahulu informasi tentang komponen-komponen hardware tersebut, karena akan sangat membantu Anda dalam merakit sebuah komputer.
.
Baiklah, langsung saja kita mulai merakit sebuah komputer, berikut langkah-langkahnya:
- Persiapkan Cassing komputer Anda dengan membuka bagian samping sebelah kanan. Bagian-bagian cassing yang perlu Anda perhatikan adalah, Power supply dengan kabel konektornya, kabel front panel, kabel power, serta beberapa jenis baut. Macam-macam baut tersebut disesuaikan dengan fungsinya, baut kecil yang berwarna perak untuk memasang mainboard dan DVD room, baut perak dengan ukuran lebih besar untuk memasang harddisk, dan mur baut yang berwarna emas untuk dudukan mainboard. (standar perlengkapan cassing). Kemudian Anda rebahkan cassing dengan bagian yang dibuka berada di atas.
- Pasangkan baut berwarna emas pada papan dudukan mainboard didalam cassing (yang banyak lubang kecilnya), sesuaikan dengan letak lubang baut yang ada pada mainboard. Setelah Cassing siap dipakai, langkah berikutnya adalah memasang processor dan memory pada mainboard terlebih dahulu. Pasang pula heatsink processor!. Langkah ini dilakukan sebelum memasang mainboard pada cassing. Hati-hati dalam memasang kedua komponen ini (Anda dapat membaca buku petunjuk manual yang sudah include dari setiap komponen yang Anda beli)!
Lihat Gambar!



- Setelah processor dan memory terpasang, barulah Anda pasang mainboard tersebut kedalam cassing. Gunakan baut perak yang berukuran kecil. Eiiitt, jangan sampai lupa, setiap Anda beli mainboard, terdapat kelengkapan seperti, penutup port panel belakang, sebuah kabel data dan kabel power SATA, Kabel IDE, CD driver dan manual book. Pasang terlebih dahulu penutup panel belakang sebelum mainboard dipasangkan. Karena bentuk port panel belakang untuk tiap-tiap mainboard berbeda-beda, maka disertakan penutup port panel belakang dalam kelengkapan mainboard.
Lihat Gambar!

- Pasang mainboard pada cassing, hati-hati dalam memasang dan mengencangkan baut…! Sebaiknya kabel-kabel yang berasal dari power supply Anda kesampingkan biar ruang cassing terbuka saat memasang mainboard.
Lihat Gambar!

- Setelah mainboard terpasang, langkah berikutnya adalah memasang kabel power dan kabel micro ATX pada mainboard. Kabel power ini merupakan kabel power mainboard yang berasal dari power supply (bukan kabel power yang hitam ya!). Memiliki jumlah pin sebanyak 24 buah (dulu hanya 20 pin). kabel micro ATX untuk processor Intel (processor AMD tidak perlu dipasang), dengan jumlah pin 4 buah.
Lihat Gambar!

- Kemudian pasang kabel yang berasal dari front panel cassing Anda, seperti kabel power led, HDD led, kabel power, kabel speaker, kabel USB dan kabel AUDIO. Silahkan Anda baca buku petunjuk dari mainboard Anda, untuk melihat posisi dari masing-masing kabel. Informasi posisi kabel ini bisa juga dilihat pada mainboard secara langsung, namun daripada Anda bingung sebaiknya baca buku petunjuk mainboard Anda. Jika Nantinya ternyata Anda salah dalam memasang kabel-kabel front ini, Anda dapat memasangnya lagi dan mecoba-coba dikonfigurasi bolak-balik hingga didapat formasi yang benar.
Lihat Gambar!

- Jika Anda memiliki VGA Card, silahkan pasang VGA Card tersebut pada mainboard pada slot yang tersedia. Kebetulan saya menggunakan VGA dengan port PCI-Express (yang berwarna orange). Kencangkan VGA card dengan menggunakan baut.
Lihat Gambar!

- Baru kemudian pasang Harddisk dan DVD Room pada cassing. Letaknya dibagian depan. Anda bisa menempatkannya dimana saja, DVD Room paling atas dan harddisk di bawahnya.
Lihat Gambar!

- Setelah harddisk dan DVD room terpasang, langkah berikutnya adalah menancapkan kabel power dan kabel data untuk harddisk dan DVD room. Karena saya menggunakan harddisk dan DVD room SATA, maka perlu konektor power SATA. Sekarang ini untuk memasang kabel-kabel tersebut sangat mudah dan tidak akan terjadi kesalahan, karena bentuk dan posisinya sudah disesuakan. Berbeda dengan komputer jaman dulu yang harus hati-hati dalam memasangkan kabel power dan kabel data, karena jika salah bisa-bisa terjadi korsleting dan terbakar.
Lihat Gambar!

- Setelah semua kabel terpasang, rapihkan kabel-kabel dari power supply yang tidak terpakai.
Lihat Gambar!

Komputer telah selesai dirakit, silahkan tutup kembali cassing Anda. Sekarang tinggal melakukan instalasi pada komputer tersebut…

MUDAH KAN???
Jika masih kesulitan silahkan mengajukan pertanyaan…!!
Bagi pembaca yang ingin mengcopy artikel ini ke blog Anda, saya persilahkan, tapi jangan lupa untuk menuliskan sumbernya! Hargai yang sudah menulis artikel ini, OK! dan jika ada yang bertanya di blog Anda, silahkan jawab sendiri, jangan dilemparkan kesini lalu jawaban saya ditulis di blog Anda…









harfi
says:
August 9th, 2009 at 11:27 am
mas, saya mau naya. lebih baik mana antara linux dan windows? mana yang memakai resource lebih sedikit? makasih mas
unohebat
says:
August 9th, 2009 at 12:51 pm
tergantung kebutuhan Anda…tetapi sekarang ini linux dan windows sudah sama kok, aplikasi di windows hampir semua bisa ditemukan di linux (rekomendasi saya pakai saja linux Ubuntu terbaru), karena lebih familiar dan lebih tangguh dari windows…
apalagi linux gratis (disini nilai plusnya), kecuali jika Anda hoby bermain game ya gunakan saja windows…
untuk resource, windows vista memang cukup berat, klo windows 7 lebih ringan..
linux resourcenya lebih ringan dari pada windows…
saran saya klo mau pakai linux pakai ubuntu aja, saya pernah beralih ke ubuntu, berhubung ada 1 aplikasi yang tidak saya temukan di linux ya terpaksa pindah lagi ke windows…
klo mau pake windows, tunggu hingga windows 7 resmi dirilis di indonesia…
AeArc
says:
August 9th, 2009 at 7:57 pm
wiihi.. keren amat sob!
lulu
says:
September 5th, 2009 at 10:41 am
he,keren..
q nanya, karna q benar2 g’mudeng ama komputer,,bolehkan?
he, fungsi masing-masing komponen komputer itu apa ja?
thank b4
unohebat
says:
September 5th, 2009 at 1:06 pm
pertanyaan yg bagus. Fungsi dari tiap-tiap komponen komputer sudah saya tulis di blog ini, silahkan Anda buka lagi artikel di blogpintar dalam kategori hardware..
muchamad januar
says:
September 9th, 2009 at 9:05 pm
bisa diperjelas lg gmbr2nya?????
unohebat
says:
September 10th, 2009 at 7:13 am
kurang jelas ya??? gambar masternya memang segitu ukurannya
bedjoey katjonk
says:
September 14th, 2009 at 12:46 pm
om saya mo tnya nih, knapa ukuran mainboard itu beda² yah, nda kya hdd, processor, ram atopun rom:-??, trus mo tanya di DVD RW itu om, kok ada tulisan +- ntu fungsinya buat apa, lalu tentang processor: maksud dari LGA dg soket 478 ntu apa, dan kekurangan dan keunggulannya gimana, trus masalah RAM, antara single &double channel maksudnya gimana ya, dah sampe situ dulu, makasih atas responnya, maklum om saya nyubi kie om, :P:P:P:P
unohebat
says:
September 14th, 2009 at 1:09 pm
neh nanya atau mau borong buat lebaran, busyet dah pelajaran satu buku itu mah..
ok deh, karena anda masih nyewbie, saya jelaskan biar mengerti ya!!! :p
* mainboard ukurannya berbeda tergantung dari arsitektur dan fasilitas yang ada, udah gitu yang bikin kan pabriknya beda-beda, klo sama gengsi donk ntar disangka nyontek lagi…hahhahaha…
* +- itu untuk menunjukkan tanda positif dan negatif (tambah dan kurang)…hakakakakaka…
* namanya aja LGA pasti lebih LEGAAAA donk dibanding 478…
* single dan double, dari namanya aja udah keliatan kan, berarti yang double bisa lebih cepat 2 kali lipat dibanding yang single…
terimakasih atas pertanyaannya…!! puas tidak puas, harus puas dengan jawabannya….wakakakkaa…
Heri
says:
November 1st, 2009 at 12:47 pm
Wah tutorial yang bagus, tapi sya punya sedikit masalah dengan yang namanya merakit komputer. saya punya hardisk dengan tipe port ATA n DVDnya ber port SATA, bisa kah mereka berdua dikombine, bis klu ga dipake DVDny sayang2. Thanks for your answer!!!!
unohebat
says:
November 2nd, 2009 at 10:34 am
ya bisa saja, kenapa enggak?!?!?!
jika mainboard Anda sudah support SATA, pastinya port IDE (ATA) itu ada, jadi tinggal harddisk dicolokkan di port ATA dan yang DVDROOMnya di port yang SATA..
berarti Anda perlu 2 buah kabel konektor IDE dan SATA…